Dewasa ini internet merupakan hal yang sangat
penting dan menjadi kebutuhan primer bagi setiap individu. Hal itu saya alami
sendiri hingga saya rasa dunia tidak berputar apabila tidak ada internet. Bisa
di bayangkan bila 1 hari saja dunia ini kehilangan internet sepertinya bisa
kacau balau dunia ini. Mengapa dunia bisa kacau balau bila tidak ada internet?
Karena transfer uang di hampir semua belahan dunia kini bergantung pada
internet. Absennya internet membuat transaksi online akan lumpuh dan berdampak
pada kerugian besar dan akhirnya berdampak kepada berbagai sektor lain. Salah
satunya pada sektor e-commerce. Jual beli online saat ini sudah sangat
merakyat, termasuk di Indonesia. Minus internet dalam satu hari saja, para
pedagang online akan kehilangan pemasukan hingga USD 2 juta atau setara dengan
Rp 26 miliar lebih. Ketiadaan internet juga akan memberi dampak besar bagi
ratusan juta pengguna situs-situs e-commerce, baik luar negeri atau dalam negeri.
Nah sekarang kebayang kan kalau misalnya 1
hari saja internet musnah dari dunia ini bisa berdampak kerugian pada banyak
sektor. Karena pentingnya internet saat ini, sekarang saya akan membahas
tentang pemanfaatan teknologi masa kini khususnya tentang INTERNET BANKING.
Pengertian Internet Banking
Internet banking merupakan suatu bentuk
pemanfaatan media internet oleh bank untuk mempromosikan dan sekaligus
melakukan transaksi secara online, baik dari produk yang sifatnya konvensional
maupun yang baru. Internet banking sebagai bentuk pelayanan bank melalui media internet.
Kehadiran internet banking telah menyebabkan efisiensi penyelenggaraan kegiatan
usaha bank sangat tinggi. Internet banking
memiliki tiga tahap pelayanan yang ditawarkan kepada nasabah, yaitu
layanan informasi (informational) dimana bank hanya menyediakan informasi jasa
keuangan dalam websitenya, komunikasi (communicational) dimana dalam website
tersebut juga memungkinkan nasabah untuk dapat berkomunikasi dengan bank, transaksi
(transactttional/advance) dimana sudah memungkinkan nasabah untuk melakukan
transaksitransaksi keuangan virtual seperti, transfer dana, pengecekan saldo
ataupun jenis pembayaran.
Dalam dunia perbankan memanfatkan perkembangan
teknologi dengan menghadirkan layanan perbankan dalam bentuk internet banking.
Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi didunia perbankan relatif lebih
maju dibandingkan sektor lainnya. Berbagai jenis teknologi diantaranya Automted
Teller Machine (ATM), Banking Application
System, Real Time Gross Settlement System, System Kliring Eektronik dan
Internet Banking. Antusiasme nasabah
Indonesia menggunakan layanan internet banking juga terlihat pada situs BCA,
Mandiri, dan BNI. Ketiga situs tersebut masuk dalam peringkat 100 top website
Indonesia versi alexa.com (layanan pemeringkat situs).
Menurut Sri Maharsi dan Fenny (2006), internet
banking memberikan keuntungan bagi nasabah dan bank. Bagi nasabah internet
banking menawarkan kemudahan dan kecepatan dalam melakukan transakasi
perbankan. Keuntungan bagi bank adalah internet banking dapat menjadi solusi
murah pengembangan infrastruktur dibandingkan dengan membuka outlet ATM.
Contohnya klik bca saat ini telah menggantikan fungsi 160 ATM dan menghemat
biaya percetakan formulir yang harus diisi nasabah untuk bertransaksi, brosur,
katalog, dan menggantinya dengan data elektronik.
Tidak hanya berdampak positif, internet
banking juga membuka peluang timbulnya kejahatan menggunakan internet banking.
Dari survey Nielsen (2001), Indonesia menempati peringkat keenam terbesar dunia
atau keempat di Asia dalam tindak kejahatan internet dengan menggunakan
fasilitas internet banking di Indonesia. Seperti contoh pada kasus BCA beberapa
waktu yang lalu berupa penipuan registrasi melalui website palsu yang mirip
dengan alamat situs resminya BCA serta pembobolan rekening nasabah BCA dengan
menggunakan klik bca. Risiko (risk) transaksi dan kelengkapan fitur layanan
internet banking merupakan hal yang sangat dipertimbangkan dalam melakukan
transaksi maya (virtual) karena jarak, kemampuan teknologi dalam memfasilitasi
transaksi, layanan yang tidak bertatap muka dengan teller/customer service dan
banyak hal yang dipertimbangkan nasabah bank dalam transaksi melalui internet
banking.
Pemanfaatan internet banking yang saya alami
sendiri adalah ketika dalam keadaan mendesak teknologi ini sangat membantu saya
apabila ada keperluan mendadak untuk transfer. Dari yang saya rasakan sebagai
nasabah bisa dibilang teknologi ini sangat jenius karena yang tadinya kita
harus repot repot pergi ke bank, kemudian mengantri berjam - jam ke teller bank
untuk melakukan transaksi kini dengan mudah dapat melakukan transaksi dalam
jentikan jari. Teknologi ini memungkinkan nasabah untuk melakukan berbagai
transakasi dengan mudah, cepat dan hemat. Internet banking merupakan solusi
yang sangat tepat mengingat biaya transfer uang via internet hanya menghabiskan
kurang dari Rp 10 ribu. Sementara transfer lewat teller bank bisa menghabiskan
biaya Rp 50 ribu lebih.
Hal
lain yang saya alami sendiri dari kecanggihan teknologi ini adalah ketika saya
ketinggalan dompet. Karena kecanggihannya teknologi, kini bila saya ketinggalan
dompet dan tidak membawa uang sama sekali saya bisa dengan mudah mengisi uang
elektronik melalui internet banking dan nantinya uang elektronik tersebut bisa
digunakan untuk mengambil uang tunai, belanja di supermarket, naik transportasi
online, hingga membayar parkiran pun bisa dan masih banyak hal lain yang bisa
dilakukan hanya dengan modal internet banking saja.
Internet banking juga sangat membantu saya
saat melakukan jual beli online. Dulu sebelum ada internet banking kita harus
tatap muka langsung dalam melakukan transaksi. Kita harus mengatur janji
terlebih dahulu, bertemu lalu uang diberikan dan barang diterima atau kita
harus pergi ke bank dulu untuk transfer dana kemudian menunggu penjual pergi ke
bank untuk memastikan bahwa uang kita masuk baru setelah itu barang di proses. Tentu
saja itu sangat tidak efektif dan memerlukan waktu yang sangat lama. Namun saat
ini dengan adanya e-banking transaksi e-commerce pun dipermudah bahkan tidak
sampai 5 menit pun bisa selesai. Pembeli hanya tinggal mencapture bukti
transfer dari e-banking dan dikirim ke penjual lalu setelah penjual menerima
bukti transfer barang akan langsung dikirim dengan mudahnya.
Itulah pemanfaatan teknologi e-banking yang
saya alami semoga dengan adanya tulisan ini dapat mengingatkan kita semua
betapa bersyukurnya kita dengan teknologi yang ada saat ini. Terimakasih karena
telah membaca tulisan ini hingga akhir dan semoga tullisan ini dapat bermanfaat
dan memberikan inspirasi kepada pembaca.
Sumber:
Fita Pertiwi, Vidya Vitta Adhivinna,
Jurnal Pengaruh Risiko, Manfaat dan Kemudahan Penggunaan Terhadap Kepercayaan
Nasabah Dalam Menggunakan Internet Banking di Yogyakarta



Nice article sis! Thanyou infonyaaa
ReplyDeleteMantap👍
ReplyDeletemakasih infonyaaa mba
ReplyDeleteartikelnya sangat bermanfaat, thanks haniii
ReplyDeletebagus artikelnya hani menambah pengetahuan saya tentang perbank an
ReplyDeleteK
ReplyDeleteE
R
E
N
S
I
S
T
Artikelnya sangat bermanfaat cui
ReplyDeletekeren bangett nihhh bermanfaat banget
ReplyDeleteMembantuu nih artikelnya sis! Thanks hanii :D
ReplyDeletetolong test internet bangking mba dong ke rek saya kok gabisa ya? coba dikirim ulang :v
ReplyDeleteSEPP!!!
ReplyDeleteArtikel bagus nih, semoga bermanfaat untuk menambah ilmu pengetahuan kita semua ^0^/
bagus banget hani artikelnya mantap
ReplyDeleteIyah Hani terima kasih ya saya jadi terilhami dan tertambah ilmunya tentang internet banking
ReplyDeletesetelah aku baca blog ini akujadi mau bikin bank.....
ReplyDeleteWaaaa makasih infonyaa��
ReplyDelete