Di jaman millenial ini dunia seakan terbalik. Manusia yang awalnya menciptkan kecerdasan buatan lewat komputer justru saat ini kalah oleh komputer dalam berbagai aspek. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Penasaran kan? Yuk kita simak artikel berikut ini.
Mungkinkah membuat mesin menjadi cerdas? Mungkin. Sudah terbukti bahwa komputer dapat melakukan pekerjaan layaknya manusia bahkan bisa lebih baik, cepat, dan tepat dibandingkan manusia.
Mungkinkah membuat mesin yang lebih cerdas dari manusia? Mungkin, bahkan google memprediksi robot akan benar – benar mencapai kecerdasan manusia pada 2029, nanti diprediksi akan ada ASI yaitu Artificial Super-Intellegence. ASI dimana mesin lebih cerdas dan lebih kuat dari manusia yang nantinya manusia bisa mengunggah kesadaran mereka ke mesin.
Mengapa bisa lebih cerdas? Komputer bisa lebih cerdas dari manusia karena kecerdasannya yang bersifat permanen, berbeda dengan manusia yang sifatnya pelupa. Komputer juga mudah untuk diduplikasi, pengetahuan yang terdapat di komputer dapat dipindahkan dengan mudah dari satu komputer ke komputer lain. Selain itu biaya menggunakan komputer lebih murah dibandingkan dengan mendatangkan seseorang yang menyelesaikan pekerjaan dalam waktu yang lama. Kelebihan lainnya yaitu komputer bersifat konsisten sedangkan kecerdasan alami sering berubah-ubah. Proses yang dibutuhukan kompuer untuk menyelesaikan pekerjaan juga leih cepat dibandingkan manusia. Tapi, kecerdasan manusia pun memiliki keunggulan yang tidak dapat dikalahkan komputer yaitu manusia kreatif dan memiliki kemampuan untuk menambah pengetahuan, sedangkan komputer harus dirancang oleh manusia bila ingin melakukan upgrade. Satu lagi kelebihan manusia adalah pemikirannya yang dapat digunakan secara luas sedangkan kecerdasan komputer sangat terbatas.
Tahun 1950 Alan Turing, seorang pionir AI dan ahli matematika Inggris melakukan percobaan Turing Test. Percobaan terebut menempatkan software AI di ujung satu dan diujung lain ditempati oleh seorang operator. Operator itu tidak mengetahui bahwa di ujung terminal lain dipasang software AI. Mereka berkomunikasi dimana di AI memberikan respon terhadap pertanyaan yang diajukan operator. Operator mengira bahwa ia sedang berkomunikasi dengan operator lainnya. Turing beranggapan bahwa jika mesin dapat membuat seseorang percaya bahwa dirinya berkomunikasi dengan orang lain, maka dikatakan bahwa mesin tersebut cerdas seperti layaknya manusia.
Terdapat metode untuk mengimplementasikan mesin menjadi cerdas. Dalam membuat aplikasi kecerdasan buatan ada 3 bagian yang sangat utama yaitu Basis Pengetahuan dan Mesin Inferensi dan Antarmuka Pengguna. Penerapan konsep kecerdasan buatan yaitu Basis Pengetahuan akan memahami fakta- fakta berupa informasi tentang situasi permasalahan kemudian Mesin inferensi akan memutuskan rule yang akan digunakan sehingga akan diberikan output, jawaban dan solusi. Bagian yang lain dari kecerdasan komputer yaitu antarmuka pengguna sebagai pengendali masukan dan keluaran. User interface melayani user mulai dari tanya jawab untuk mendapatkan fakta yang dibutuhkan oleh inference engine sampai menampilkan output yang merupakan kesimpulan dan solusi.
Daftar Pustaka
Muhammad Dahria, Kecerdasan Buatan (Artifficial Intellegence). Jurnal SAINTIKOM Vol. 5, No. 2 Agustus 2008.
Dythia Novianty.Suara.com, Robot Bakal “Berkuasa”, Kehidupan Manusia Berakhir pada 2015?. 1 Agustus 2017. http://www.suara.com/tekno/2017/08/01/105127/robot-bakal-berkuasa-kehidupan-manusia-berakhir-pada-2045


