November 13, 2016

MAKALAH BUDAYA, KREATIVITAS DAN INOVASI

MAKALAH
BUDAYA, KREATIVITAS DAN INOVASI



Hani Khairunnisa Syabani
13115021
2KA01






UNIVERSITAS GUNADARMA


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, hidayah serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “BUDAYA, KREATIVITAS DAN INOVASI”. Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan makalah ini dari awal hingga akhir.
Makalah ini berisikan uraian tentang Budaya, kreativitas dan inovasi, khususnya tentang arti penting dari Budaya, kreativitas dan inovasi itu sendiri.
Kami menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, kami berharap semoga makalah “Budaya, kreativitas dan inovasi” ini dapat memberikan manfaat maupun inspirasi terhadap pembaca.

Depok, Oktober 2016




Penyusun
DAFTAR ISI

KATA PENGANTARi
DAFTAR ISIii
BAB I PENDAHULUAN
1.1       LATAR BELAKANG3
2.2       BATASAN MASALAH3
2.3       TUJUAN3
BAB II PEMBAHASAN
2.1       PENGERTIAN DAN FUNGSI BUDAYA ORGANISASI4
2.2       TIPOLOGI BUDAYA ORGANISASI4
2.3       KREATIFITAS INDIVIDU DAN TEAM 5
2.4       PROSES INOVASI 6
BAB III PENUTUP
3.1       KESIMPULAN7
DAFTAR PUSTAKAv

BAB 1

PENDAHULUAN


1.1   LATAR BELAKANG
Sumber Daya Manusia merupakan faktor yang sangat penting dalam sebuah organisasi baik organisasi dalam skala besar maupun kecil. Dalam organisasi berskala besar, sumber daya manusia dipandang sebagai unsur yang sangat menentukan dalam proses pengembangan usaha peran sumber daya manusia menjadi semakin penting (Tadjudin, 1995). Perkembangan dunia usaha akan terealisasi apabila ditunjang oleh sumber daya manusia yang berkualitas. Budaya, kreativitas dan inovasi merupakan salah satu isu dalam manajemen yang masih cukup menarik untuk diperbincangkan hingga dewasa ini. Media massa, baik elektronik maupun cetak, seringkali menampilkan opini dan pembicaraan yang membahas seputar Budaya, kreativitas dan inovasi. Peran Budaya, kreativitas dan inovasi yang sangat strategis dan penting bagi pencapaian misi, visi dan tujuan suatu organisasi, merupakan salah satu motif yang mendorong manusia untuk selalu menyelidiki seluk-beluk yang terkait dengan Budaya, kreativitas dan inovasi.
1.2  BATASAN MASALAH
Karena cakupan komunikasi sangat luas, maka kami membataskan tentang pengertian, tipologi, proses inovasi budaya, kreativitas dan inovasi.

1.3   TUJUAN
Berdasarkan latar belakang seperti diatas maka akan timbul beberapa
tujuan penelitian sebagai berikut :
1.    Memberi pengetahuan seputar budaya, kreativitas dan inovasi
2.    Mengetahui defenisi dari Budaya, kreativitas dan inovasi
3.    Mengetahui tentang proses inovasi Budaya, kreativitas dan inovasi




BAB 2
PEMBAHASAN

1.      Pengertian dan Fungsi Budaya Organisasi.

Budaya organisasi adalah sebuah sistem makna bersama yang dianut oleh para anggota yang membedakan suatu organisasi dari organisasi-organisasi lainnya.

Fungsi Budaya Organisasi
Fungsi budaya pada umumnya sukar dibedakan dengan fungsi budaya kelompok atau budaya organisasi, karena budaya merupakan gejala sosial. Menurut Ndraha (1997 : 21) ada beberapa fungsi budaya, yaitu :
1.       Sebagai Identitas dan Citra suatu Masyarakat
2.      Sebagai Pengikat suatu Masyarakat
3.      Sebagai Sumber
4.      Sebagai Kekuatan Penggerak
5.      Sebagai Kemampuan untuk Membentuk Nilai Tambah
6.      Sebagai Pola Perilaku
7.      Sebagai Warisan
8.     Sebagai Pengganti Formalisasi
9.      Sebagai Mekanisme Adaptasi terhadap Perubahan
10.  Sebagai proses yang menjadikan bangsa Kongruen dengan negara sehingga terbentuk Nation – State

Sedangkan menurut Robbins (1999:294) fungsi budaya didalam sebuah organisasi adalah :
1.       Budaya mempunyai suatu peran menetapkan tapal batas
2.      Budaya berarti identitas bagi suatu anggota organisasi
3.      Budaya mempermudah timbulnya komitmen
4.      Budaya meningkatkan kemantapan sistem social

2.      Tipologi Budaya Organisasi.

Pengertian Tipologi merupakan suatu pengelompokan bahasa berdasarkan ciri khas tata kata dan tata kalimatnya (Mallinson dan Blake,1981:1-3).
Tipologi budaya organisasi bertujuan untuk menunjukkan aneka budaya organisasi yang mungkin ada di realitas, Tipologi budaya organisasi dapat diturunkan dari tipologi organisasi misalnya dengan membagi tipe organisasi dengan membuat tabulasi silang antara jenis kekuasaan dengan jenis keterlibatan individu di dalam organisasi.

Jenis kekuasaan dan keterlibatan individu dalam organisasi dibagi menjadi :
1. Organisasi Koersif
adalah organisasi di mana para anggota organisasi harus mematuhi apapun peraturan yang diberlakukan.
2. Organisasi Remuneratif/Utilitarian
adalah organisasi di mana para anggota diperlakukan secara adil dalam pekerjaan dan hasil sesuai dengan standart atau ketentuan yang yang disepakati bersama oleh anggota organisasi
3. Organisasi Normatif
adalah organisasi di mana para anggota organisasinya memberikan kontribusi tinggi pada komitmen karena menganggap organisasi adalah sama dengan tujuan diri mereka sendiri.

3.      Kreativitas Individu dan Team

Kreativitas dengan inovasi itu berbeda. Kreativitas  merupakan pikiran untuk menciptakan sesuatu yang baru,  sedangkan  inovasi adalah  melakukan  sesuatu yang baru. Hubungan  keduanya  jelas. Inovasi merupakan aplikasi praktis dari kreativitas. Dengan  kata lain, kreativitas bisa merupakan variabel bebas, sedangkan inovasi adalah variabel tak bebas. Dalam praktek bisnis sehari-hari, ada perencanaan yang meliputi  strategi,  taktik, dan eksekusi. Dalam  pitching  konsultansi atau agency, sering terdengar keluhan bahwa secara konseptual apa yang  disodorkan agency bagus, tetapi strategi itu tak  berdampak pada  perusahaan  karena  mandek di  tingkat  eksekusi.  Mengapa? Sebab, strategi bisa ditentukan oleh seseorang, tetapi  eksekusinya  harus  melibatkan  banyak orang, mulai  dari  atasan  hingga bawahan. Di sinilah mulai ada gesekan antarkaryawan, beda persepsi hingga ke sikap penentangan.
Itu sebabnya, tak ada perusahaan yang mampu berinovasi  secara konsisten  tanpa  dukungan karyawan yang bisa  memenuhi  tuntutan persaingan. Hasil pengamatan kami menunjukkan, perusahaan-perusahaan  inovator sangat memperhatikan masalah  pelatihan  karyawan, pemberdayaan, dan juga sistem reward untuk meng-create daya pegas inovasi.  Benih-benih inovasi akan tumbuh baik  pada  perusahaan-perusahaan  yang selalu menstimulasi karyawan, dan  mendorong  ke arah ide-ide bagus. Melalui program pelatihan, sistem reward, dan komunikasi,  perusahaan terus berusaha untuk  mendemokratisasikan inovasi.


DAFTAR PUSTAKA

HERU PURNOMO., SE., MM , DIKTAT KULIAH Teori Organisasi Umum 2



Inovasi untuk Masa Depan







11 Inovasi untuk Masa Depan


Berbagai inovasi yang muncul saat ini telah berhasil mengubah sendi-sendi kehidupan manusia, termasuk dalam hal bisnis atau dunia usaha. Lalu, kira-kira inovasi apa yang dapat mengubah peta bisnis dunia di masa depan?

Revolusi digital yang telah ditorehkan oleh tiga serangkai raksasa teknologi yaitu Microsoft, Google, dan Apple telah membawa pengaruh yang signifikan dalam setiap aspek kehidupan manusia. Kehadiran internet terbukti mampu memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bidang sosial maupun bidang ekonomi.
Perkembangan medial sosial yang dalam beberapa tahun terakhir ini mengalami masa kejayaannya membuat interaksi antarnegara semakin mudah dilakukan berkat adanya internet. Kemajuan digital juga turut berimbas pada derasnya arus informasi, baik informasi dari dalam maupun luar negeri yang dapat diakses dengan mudah melalui internet oleh siapapun, dimanapun, dan kapanpun.
Kini layanan Short Mesagge Service (SMS) dan jenis handphone “biasa” sudah mulai ditinggalkan oleh para penggunanya. Setiap harinya, ada berbagai jenis produk smartphoneyang membanjiri pasar mulai dari harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Smartphone pun tak lagi menjadi barang yang mewah, bahkan tukang sayur pun telah mahir memainkan gawai satu ini. Belum lagi, tren belanja online dan berbagai aplikasi dalam smartphone yang menjanjikan kemudahan dalam hidup pun kian bertambah banyak. Hal itu seolah menjadi bukti bahwa inovasi telah mampu mengubah hidup banyak orang.
Namun inovasi tidak lantas berhenti di situ. Inovasi selalu berkembang dari waktu ke waktu. Lalu, kira-kira inovasi apa sajakah yang dapat mengubah peta bisnis di masa depan? Simak ulasannya berikut ini:
1. Car-to-Car Communication
Pernahkah Anda membayangkan ada sebuah mobil tanpa sopir dengan teknologi canggih? Saat ini, General Motors sedang bekerja sama dengan University of Michigan dan National Highway Traffic Safety Administration untuk mengembangkan perangkat lunak baru sebagai pengaman dalam berkendara bernama Car-to-car Communication.
Perangkat lunak Car-to-car Communication mampu mentransmisikan posisi, kecepatan, penggunaan rem, dan data-data lainnya kepada semua mobil yang ada di dekatnya. Perubahan algoritma akan dikumpulkan setiap detiknya dan diberitahukan kepada sopir jika terjadi ancaman atau bahaya dari kendaraan lain. Sistem ini sangat berpotensi untuk mereduksi tingkat kecelakaan saat berkendara sekaligus mempromosikan bagaimana cara menyetir mobil yang aman

2. Internet of DNA
Tahukah Anda bahwa DNA (Deoxyribonucleic Acid) memainkan peranan yang sangat penting dalam memajukan kehidupan manusia? Di wilayah tertentu, bahkan sudah ada dokter yang telah terbiasa menggunakan DNA sebagai bahan dasar untuk mendapatkan resep obat terhadap jenis penyakit  yang langka. Tentu saja hal ini akan merevolusi cara-cara pengobatan yang lama.
Saat ini, catatan digital yang memuat urutan berbagai kumpulan DNA membuat para peneliti kesulitan untuk menyebarkannya melalui dunia maya. Di samping itu, isu mengenai privasi juga menjadi pertimbangan cukup serius yang tak bisa direlakkan. Global Alliance for Genomics and Health saat ini sedang mencoba menyelesaikan kedua isu ini agar mempermudah langkah mereka untuk mempelajari jejak-jejak DNA manusia. Hal ini membuat mereka yakin bahwa di masa depan usaha mereka akan dapat merevolusi pengobatan medis secara besar-besaran.

3. Dunia tidak lagi butuh password

Yang ini bisa jadi sudah mendekati kenyataan. Dr. David Nahamnoo yang juga tergabung dalam tim riset IBM mengatakan bahwa dalam 5 tahun teknologi biometrik akan menggantikan fungsi password teks yang saat ini umum dipakai.
Biometrik yang dimaksud David adalah hal-hal unik yang ada di setiap orang, misalkan cara bicara, cara bergerak, kode genetik yang ada di dalam tubuh seperti iris mata, sidik jari, dan lain sebagainya. “Dengan mengombinasikan berbagai jenis biometrik dengan metodologi yang berbeda kita bisa meningkatkan keamanan,” jelas David. Beberapa kombinasi yang menurutnya bisa digunakan dan akan populer di masa depan adalah kartu identitas, genetik (termasuk suara, raut muka, sidik jari, dan sebagainya) serta informasi rahasia yang cuma diketahui personal.  Kalau sudah begini, kita tidak lagi repot menghafal 50 password berbeda.
4. Project Loon
Tahun lalu, para jajaran Google berdiskusi tentang bagaimana caranya agar pengguna internet di seluruh dunia bisa menikmati jaringan wireless dengan mudah. Google pun berencana untuk membuat sebuah balon udara wireless berukuran raksasa yang akan terbang pada lapisan udara stratosphere. Balon udara wireless tersebut akan terbang mengelilingi dunia dan memberikan sinyal kepada masyarakat setempat.
Tujuan utama Google melalui project ini ialah untuk memberikan dampak positif dan manfaat jaringan internet yang cepat bagi pengguna internet di seluruh dunia. Meskipun sudah begitu banyak orang yang dapat memanfaatkan internet, Google memahami betul bahwa ada orang-orang yang kurang beruntung karena belum memiliki akses untuk berselancar di dunia maya dengan nyaman, terutama di bagian negara dunia ketiga. Googlejuga tengah mengembangkan sebuah teknologi agar balon raksasa tersebut bisa mengudara tanpa harus menggunakan bahan bakar.

5. Nano-Architecture
Paradigma konvensional mengatakan bahwa material berat bersifat keras dan material ringan bersifat fleksibel. Teknologi Nano-Architecture membuktikan bahwa aturan paradigma diatas bisa direalisasikan dalam teknologi Nano. Peneliti dari universitas teknik terbaik dunia seperti Massachussets Institute of TechnologyCaltech, dan Lawrence Livermore National Laboratory sedang menguji bagaimana menggunakan material-material bangunan dalam baterai-baterai bertenaga high density. Teknologi ini diharapapkan dapat membuat bahan material dari yang sangat keras hingga yang paling lunak agar mampu mampu menghasilkan berbagai varietas produk di masa depan.

6. Megascale Desalination
Peradaban manusia dihadapkan pada situasi yang sulit jika berbicara mengenai air yang layak dikonsumsi. Setiap harinya ada 700 juta orang yang hidup dalam wilayah minim suplai air bersih dan layak minum. Hal inilah yang melatarbelakangi usaha Megascale Desalination.
Desalinasi adalah sebuah konsep teknologi dimana air garam (air laut) bisa dikonversi menjadi air yang benar-benar layak minum. Salah satu perusahaan yang sedang melakukan uji coba dengan teknologi ini adalah Sorek. Teknologi yang dikembangkan oleh Sorekdipercaya memiliki tingkat prosedural desalinasi yang lebih higienis sehingga bisa menjadi alternatif bagi para masyarakat yang kekurangan air bersih.

7. Apple Pay

Apple Pay memungkinkan setiap orang yang menggunakan iPhone untuk melakukan pembayaran secara cepat dan aman. Banyak perusahaan yang mencoba untuk melakukan pengembangan teknologi di bidang payment, namun Apple melakukan hal yang berbeda. Apple berencana untuk mengembangkan aplikasi built in dalam teknologi iPhone di masa mendatang untuk bisa melakukan metode sensor finger print yang dapat meningkatkan keamanan bertransaksi. Apple Pay juga lebih user-friendly sehingga bisa membuat aktivitas belanja online berlangsung tanpa hambatan yang berarti.

8. Brain Organoids

Otak manusia selalu menjadi objek yang menarik untuk diteliti. Para peneliti di Institute of Molecular Biotechnology and Massachusetts General Hospital telah mengembangkan sebuah prosedur baru untuk membangun brain organoids. Penelitian ini memungkinkan mereka untuk merubah sel-sel kulit menjadi sel-sel induk sehingga sel tersebut bisa ditransformasikan menjadi gumpalan neuron di otak. Dengan melakukan penelitian ini, ilmu medis di masa depan dapat melakukan upaya yang potensial untuk menanggulangi gangguan neurologis seperti penyakit gangguan jiwa dan Alzheimer.

9. Magic Leap
Apakah Anda termasuk orang yang sudah pernah menonton film berbasis 3D di bioskop? Pengembangan teknologi 3D yang ada saat ini memang masih belum sempurna. Banyak pengguna yang mengeluhkan efek samping teknologi 3D saat ini karena dapat memberikan efek samping rasa pusing.
Teknologi yang dikembangkan oleh Magic Leap ini dapat memberikan solusi terhadap masalah efek samping teknlogi 3D dengan cara memantulkan cahaya dari lensa proyektor langsung ke retina mata penggunanya dengan menggunakan proyektor yang sangat kecil. Melalui cara tersebut, para penonton dapat menikmati tontonan yang sangat mirip dengan gambaran secara realita.

10. Supercharged Photosynthesis

Populasi manusia yang terus berkembang dari hari ke hari membuat membuat planet ini semakin sesak. Akibatnya, kebutuhan akan tempat tinggal pun semakin tinggi sehingga semakin banyak banyak lahan yang dibangun menjadi kawasan-kawasan permukiman. Tentu saja hal ini menjadi tantangan yang sangat berat bagi para petani.
Kondisi ini membuat para ilmuwan untuk mencoba mengembangkan rekayasa genetika bahan utama pangan seperti padi agar bisa berkembang biak lebih cepat. International Rice Research Institute adalah badan yang memimpin penelitian ini. Penelitian dilakukan dengan cara memasukkan gen jagung dan tebu ke dalam tanaman padi. Gen kedua tanaman tersebut memungkinkan padi untuk melakukan fotosintesis lebih cepat dari biasanya sehingga padi bisa siap panen lebih cepat dari waktu panen konvensional.

11. Liquid Biopsy
Berbagai laboratorium di Chinese University of Hong Kong dan John Hopkins Universitysedang mengembangkan tes darah yang dapat mengungkap pendeteksian kanker secara dini. Penelitian ini dilakukan karena sampai abad ke-21, para dokter selalu “terlambat” mendiagnosa kanker yang dialami oleh para penderita, padahal pendeteksian awal sangat berguna.
Dokter-dokter di abad ke-20 hingga abad ke-21 ini akhirnya lebih banyak menggunakan teori-teori ilmu kesehatan dan gizi makanan untuk mencegah kanker, sedangkan pendeteksian secara biologis praktis belum ditemukan secara jelas. Penelitian yang dilakukan oleh dua universitas besar di Hong Kong dan Amerika Serikat melalui tes darah sederhana bisa mengungkapkan sel-sel kanker yang tersebar di serat-serat DNA manusia. Hal ini akan membuat pendeteksian kanker bisa jauh lebih optimal dan mampu menyelamatkan lebih banyak nyawa manusia.
Berbagai inovasi yang telah dijabarkan di atas sangat mungkin membawa pengaruh bagi peta bisnis dunia di masa mendatang, layaknya layanan transportasi online yang kian diminati daripada angkutan umum massal. Pertanyaan yang layak direnungkan ialah sampai kapan kita hanya akan menjadi followers? Jawabannya, tentu ada dalam diri Anda. 
Sumber :
http://news.indotrading.com/10-inovasi-yang-akan-mengubah-peta-bisnis-dunia-di-masa-depan/leo/editor:erlin
http://www.pekalongankab.go.id/fasilitas-web/artikel/teknologi/1647-5-inovasi-yang-diprediksikan-ibm-akan-mengubah-cara-hidup-manusia-untuk-5-tahun-mendatang.html
http://www.havoi.com/60Membuka-Password-Komputer-Dengan-Mata

MAKALAH PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI

MAKALAH
PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI



Hani Khairunnisa Syabani
13115021
2KA01






UNIVERSITAS GUNADARMA


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, hidayah serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI”. Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan makalah ini dari awal hingga akhir.
Makalah ini berisikan uraian tentang Perubahan dan pengembangan organisasi, khususnya tentang arti penting dari Perubahan dan pengembangan organisasi itu sendiri.
Kami menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, kami berharap semoga makalah “Perubahan dan pengembangan organisasi” ini dapat memberikan manfaat maupun inspirasi terhadap pembaca.

Depok, Oktober 2016




Penyusun
DAFTAR ISI

KATA PENGANTARi
DAFTAR ISIii
BAB I PENDAHULUAN
1.1       LATAR BELAKANG3
2.2       BATASAN MASALAH3
2.3       TUJUAN3
BAB II PEMBAHASAN
2.1       PENGERTIAN PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI4
2.2       LANGKAH LANGKAH PERUBAHAN ORGANISASI4
2.3       PERENCANAAN STRATEGI PENGEMBANGAN ORGANISASI 5
2.4       IMPLIKASI MANAJERIAL 6
BAB III PENUTUP
3.1       KESIMPULAN7
DAFTAR PUSTAKAv





















BAB 1

PENDAHULUAN


1.1   LATAR BELAKANG
Sumber Daya Manusia merupakan faktor yang sangat penting dalam sebuah organisasi baik organisasi dalam skala besar maupun kecil. Dalam organisasi berskala besar, sumber daya manusia dipandang sebagai unsur yang sangat menentukan dalam proses pengembangan usaha peran sumber daya manusia menjadi semakin penting (Tadjudin, 1995). Perkembangan dunia usaha akan terealisasi apabila ditunjang oleh sumber daya manusia yang berkualitas. Perubahan dan pengembangan organisasi merupakan salah satu isu dalam manajemen yang masih cukup menarik untuk diperbincangkan hingga dewasa ini. Media massa, baik elektronik maupun cetak, seringkali menampilkan opini dan pembicaraan yang membahas seputar Perubahan dan pengembangan organisasi. Peran Perubahan dan pengembangan organisasi yang sangat strategis dan penting bagi pencapaian misi, visi dan tujuan suatu organisasi, merupakan salah satu motif yang mendorong manusia untuk selalu menyelidiki seluk-beluk yang terkait dengan Perubahan dan pengembangan organisasi.
1.2  BATASAN MASALAH
Karena cakupan komunikasi sangat luas, maka kami membataskan tentang pengertian, langkah, perencanaan strategi dan implikasi manajerial perubahan dan pengembangan organisasi.

1.3   TUJUAN
Berdasarkan latar belakang seperti diatas maka akan timbul beberapa
tujuan penelitian sebagai berikut :
1.    Memberi pengetahuan seputar perencanaan strategi Perubahan dan pengebangan organisasi
2.    Mengetahui defenisi dari Perubahan dan pengembangan organisasi
3.    Mengetahui tentang implikasi manajerial dalam Perubahan dan pengembangan organisasi
BAB 2
PEMBAHASAN

1.      Pengertian Perubahan dan Pengembangan Organisasi.

Pengertian Perubahan Organisasi
adalah suatu variasi dari cara-cara yang telah mapan,yang selama ini berlangsung dalam organisasi dan dipergunakan serta ditaati oleh anggota organisasi dalam melakukan aktivitasnya dan berbeda dari apa yang selama ini ada dan telah berlaku dalam organisasi.
Pengertian Pengembangan Organisasi adalah suatu pendekatan sistematik, terpadu dan terencana untuk meningkatkan efektivitas organisasi serta memecahkan masalah-masalah (seperti kutrangnya kerja sama/koperasi, desentralisasi yang berlebihan dan kurang cepatnya komunikasi dan sebagainya) yang merintangi efisiensi pengoperasian pada semua tingkatan.
Pengertian Pengembangan Organisasi
adalah proses terencana untuk mengembangkan kemampuan organisasi dalam kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berubah, sehingga dapat mencapai kinerja yang optimal yang dilaksanakan oleh seluruh anggota organisasi. Pengembangan Organisasi merupakan program yang berusaha meningkatkan efektivitas keorganisasian dengan mengintegrasikan keinginan individu akan pertumbuhan dan perkembangan dengan tujuan keorganisasian.
2.      Langkah-langkah Perubahan Organisasi.

Langkah langkah dalam mewujudkan perubahan organisasi, Langkah tersebut terdiri dari :
1.   Mengadakan Pengkajian : Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap organisasi apapun tidak dapat menghindarkan diri dari pengaruh daripada berbagai perubahan yang terjadi di luar organisasi. Perubahan yang terjadi di luar organisasi itu mencakup berbagai bidang, antara lain politik, ekonomi, teknologi, hukum, sosial budaya dan sebagainya. Perubahan tersebut mempunyai dampak terhadap organisasi, baik dampak yang bersifat negatif maupun positif. Dampak bersifat negatif apabila perubahan itu menjadi hambatan bagi kelancaran, perkembangan dan kemajuan organisasi. Dampak bersifat positif apabila perubahan itu dapat memperlancar kegiatan, perkembangan dan kemajuan organisasi atau dalam bentuk kesempatan-kesempatan baru yang tidak tersedia sebelumnya.
2.   Mengadakan Identifikasi : Yang perlu diidentifikasi adalah dampak perubahan perubahan yang terjadi dalam organisasi. Setiap faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan organisasi harus diteliti secara cermat sehingga jelas permasalahannya dan dapat dipecahkan dengan tepat.
3.   Menetapkan Perubahan : Sebelum langkah-langkah perubahan diambil, pimpinan organisasi harus yakin terlebih dahulu bahwa perubahan memang harus dilakukan, baik dalam rangka meningkatkan kemampuan organisasi maupun dalam rangka mempertahankan eksistensi serta pengembangan dan pertumbuhan organisasi selanjutnya.
4.   Menentukan Strategi : Apabila pimpinan organisasi yakin bahwa perubahan benar-benar harus dilakukan maka pemimpin organisasi haru segera menyusun strategi untuk mewujudkannya.
5.   Melakukan Evaluasi : Untuk mengetahui apakah hasil dari perubahan itu bersifat positif atau negatif, perlu dilakukan penilaian. Apabila hasil perubahan sesuai dengan harapan berarti berpengaruh postif terhadap organisasi, dan apabila sebaliknya berarti negatif.
6.   Mengadakan perubahan struktur organisasi.
7.   Mengubah sikap dan perilaku pegawai.
8.   Mengubah tata aliran kerja.
9.   Mengubah peralatan kerja.
10.   Mengubah prosedur kerja.
11.  Mengadakan perubahan dalam hubungan kerja antar-personal.


3.      Perencanaan Strategi Pengembangan Organisasi.

Semua kegiatan perencanaan pada dasarnya melalui 4 tahapan berikut ini :

Tahap 1 :  “Menetapkan Tujuan atau Serangkaian Tujuan”
Perencanaan dimulai dengan keputusan-keputusan tentang keinginan atau kebutuhan organisasi atau kelompok kerja.Tanpa rumusan tujuan yang jelas, organisasi akan menggunakan sumber daya sumber dayanya secara tidak efektif.

Tahap 2 : “Merumuskan Keadaan saat ini”
Pemahaman akan posisi perusahaansekarang dari tujuan yang hendak di capai atau sumber daya-sumber daya yang tersediauntuk pencapaian tujuan adalah sangat penting, karena tujuan dan rencana menyangkutwaktu yang akan datang. Hanya setelah keadaan perusahaan saat ini dianalisa, rencanadapat dirumuskan untuk menggambarkan rencana kegiatan lebih lanjut. Tahap kedua inimemerlukan informasi-terutama keuangan dan data statistik yang didapat melaluikomunikasi dalam organisasi.

Tahap 3 : “Mengidentifikasi Segala Kemudahan dan Hambatan”
Segala kekuatan dankelemahan serta kemudahan dan hambatan perlu diidentifikasikan untuk mengukurkemampuan organisasi dalam mencapai tujuan. Oleh karena itu perlu diketahui faktor-faktor lingkungan intren dan ekstern yang dapat membantu organisasi mencapai tujuannya,atau yang mungkin menimbulkan masalah. Walau pun sulit dilakukan, antisipasi keadaan,masalah, dan kesempatan serta ancaman yang mungkin terjadi di waktu mendatang adalahbagian esensi dari proses perencanaan.

Tahap 4 : “Mengembangkan Rencana atau Serangkaian Kegiatan untuk Pencapaian Tujuan”
Tahap terakhir dalam proses perncanaan meliputi pengembangaan berbagai alternatif kegiatan untuk pencapaian tujuan, penilaian alternatif-alternatif tersebut danpemilihan alternatif terbaik (paling memuaskan) diantara berbagai alternatif yang ada.

4.      Implikasi manajerial.

Pada bagian ini peneliti menyajikan berbagai implikasi kebijakan yang dapat dihubungkan dengan temuan-temuan yang dihasilkan dalam penelitian ini. Implikasi manajerial memberikan kontribusi praksis bagi manajemen.


DAFTAR PUSTAKA

HERU PURNOMO., SE., MM , DIKTAT KULIAH Teori Organisasi Umum 2



Comments System

Disqus Shortname