November 13, 2016

MAKALAH PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI

MAKALAH
PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI



Hani Khairunnisa Syabani
13115021
2KA01






UNIVERSITAS GUNADARMA


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, hidayah serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI”. Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan makalah ini dari awal hingga akhir.
Makalah ini berisikan uraian tentang Perubahan dan pengembangan organisasi, khususnya tentang arti penting dari Perubahan dan pengembangan organisasi itu sendiri.
Kami menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, kami berharap semoga makalah “Perubahan dan pengembangan organisasi” ini dapat memberikan manfaat maupun inspirasi terhadap pembaca.

Depok, Oktober 2016




Penyusun
DAFTAR ISI

KATA PENGANTARi
DAFTAR ISIii
BAB I PENDAHULUAN
1.1       LATAR BELAKANG3
2.2       BATASAN MASALAH3
2.3       TUJUAN3
BAB II PEMBAHASAN
2.1       PENGERTIAN PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI4
2.2       LANGKAH LANGKAH PERUBAHAN ORGANISASI4
2.3       PERENCANAAN STRATEGI PENGEMBANGAN ORGANISASI 5
2.4       IMPLIKASI MANAJERIAL 6
BAB III PENUTUP
3.1       KESIMPULAN7
DAFTAR PUSTAKAv





















BAB 1

PENDAHULUAN


1.1   LATAR BELAKANG
Sumber Daya Manusia merupakan faktor yang sangat penting dalam sebuah organisasi baik organisasi dalam skala besar maupun kecil. Dalam organisasi berskala besar, sumber daya manusia dipandang sebagai unsur yang sangat menentukan dalam proses pengembangan usaha peran sumber daya manusia menjadi semakin penting (Tadjudin, 1995). Perkembangan dunia usaha akan terealisasi apabila ditunjang oleh sumber daya manusia yang berkualitas. Perubahan dan pengembangan organisasi merupakan salah satu isu dalam manajemen yang masih cukup menarik untuk diperbincangkan hingga dewasa ini. Media massa, baik elektronik maupun cetak, seringkali menampilkan opini dan pembicaraan yang membahas seputar Perubahan dan pengembangan organisasi. Peran Perubahan dan pengembangan organisasi yang sangat strategis dan penting bagi pencapaian misi, visi dan tujuan suatu organisasi, merupakan salah satu motif yang mendorong manusia untuk selalu menyelidiki seluk-beluk yang terkait dengan Perubahan dan pengembangan organisasi.
1.2  BATASAN MASALAH
Karena cakupan komunikasi sangat luas, maka kami membataskan tentang pengertian, langkah, perencanaan strategi dan implikasi manajerial perubahan dan pengembangan organisasi.

1.3   TUJUAN
Berdasarkan latar belakang seperti diatas maka akan timbul beberapa
tujuan penelitian sebagai berikut :
1.    Memberi pengetahuan seputar perencanaan strategi Perubahan dan pengebangan organisasi
2.    Mengetahui defenisi dari Perubahan dan pengembangan organisasi
3.    Mengetahui tentang implikasi manajerial dalam Perubahan dan pengembangan organisasi
BAB 2
PEMBAHASAN

1.      Pengertian Perubahan dan Pengembangan Organisasi.

Pengertian Perubahan Organisasi
adalah suatu variasi dari cara-cara yang telah mapan,yang selama ini berlangsung dalam organisasi dan dipergunakan serta ditaati oleh anggota organisasi dalam melakukan aktivitasnya dan berbeda dari apa yang selama ini ada dan telah berlaku dalam organisasi.
Pengertian Pengembangan Organisasi adalah suatu pendekatan sistematik, terpadu dan terencana untuk meningkatkan efektivitas organisasi serta memecahkan masalah-masalah (seperti kutrangnya kerja sama/koperasi, desentralisasi yang berlebihan dan kurang cepatnya komunikasi dan sebagainya) yang merintangi efisiensi pengoperasian pada semua tingkatan.
Pengertian Pengembangan Organisasi
adalah proses terencana untuk mengembangkan kemampuan organisasi dalam kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berubah, sehingga dapat mencapai kinerja yang optimal yang dilaksanakan oleh seluruh anggota organisasi. Pengembangan Organisasi merupakan program yang berusaha meningkatkan efektivitas keorganisasian dengan mengintegrasikan keinginan individu akan pertumbuhan dan perkembangan dengan tujuan keorganisasian.
2.      Langkah-langkah Perubahan Organisasi.

Langkah langkah dalam mewujudkan perubahan organisasi, Langkah tersebut terdiri dari :
1.   Mengadakan Pengkajian : Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap organisasi apapun tidak dapat menghindarkan diri dari pengaruh daripada berbagai perubahan yang terjadi di luar organisasi. Perubahan yang terjadi di luar organisasi itu mencakup berbagai bidang, antara lain politik, ekonomi, teknologi, hukum, sosial budaya dan sebagainya. Perubahan tersebut mempunyai dampak terhadap organisasi, baik dampak yang bersifat negatif maupun positif. Dampak bersifat negatif apabila perubahan itu menjadi hambatan bagi kelancaran, perkembangan dan kemajuan organisasi. Dampak bersifat positif apabila perubahan itu dapat memperlancar kegiatan, perkembangan dan kemajuan organisasi atau dalam bentuk kesempatan-kesempatan baru yang tidak tersedia sebelumnya.
2.   Mengadakan Identifikasi : Yang perlu diidentifikasi adalah dampak perubahan perubahan yang terjadi dalam organisasi. Setiap faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan organisasi harus diteliti secara cermat sehingga jelas permasalahannya dan dapat dipecahkan dengan tepat.
3.   Menetapkan Perubahan : Sebelum langkah-langkah perubahan diambil, pimpinan organisasi harus yakin terlebih dahulu bahwa perubahan memang harus dilakukan, baik dalam rangka meningkatkan kemampuan organisasi maupun dalam rangka mempertahankan eksistensi serta pengembangan dan pertumbuhan organisasi selanjutnya.
4.   Menentukan Strategi : Apabila pimpinan organisasi yakin bahwa perubahan benar-benar harus dilakukan maka pemimpin organisasi haru segera menyusun strategi untuk mewujudkannya.
5.   Melakukan Evaluasi : Untuk mengetahui apakah hasil dari perubahan itu bersifat positif atau negatif, perlu dilakukan penilaian. Apabila hasil perubahan sesuai dengan harapan berarti berpengaruh postif terhadap organisasi, dan apabila sebaliknya berarti negatif.
6.   Mengadakan perubahan struktur organisasi.
7.   Mengubah sikap dan perilaku pegawai.
8.   Mengubah tata aliran kerja.
9.   Mengubah peralatan kerja.
10.   Mengubah prosedur kerja.
11.  Mengadakan perubahan dalam hubungan kerja antar-personal.


3.      Perencanaan Strategi Pengembangan Organisasi.

Semua kegiatan perencanaan pada dasarnya melalui 4 tahapan berikut ini :

Tahap 1 :  “Menetapkan Tujuan atau Serangkaian Tujuan”
Perencanaan dimulai dengan keputusan-keputusan tentang keinginan atau kebutuhan organisasi atau kelompok kerja.Tanpa rumusan tujuan yang jelas, organisasi akan menggunakan sumber daya sumber dayanya secara tidak efektif.

Tahap 2 : “Merumuskan Keadaan saat ini”
Pemahaman akan posisi perusahaansekarang dari tujuan yang hendak di capai atau sumber daya-sumber daya yang tersediauntuk pencapaian tujuan adalah sangat penting, karena tujuan dan rencana menyangkutwaktu yang akan datang. Hanya setelah keadaan perusahaan saat ini dianalisa, rencanadapat dirumuskan untuk menggambarkan rencana kegiatan lebih lanjut. Tahap kedua inimemerlukan informasi-terutama keuangan dan data statistik yang didapat melaluikomunikasi dalam organisasi.

Tahap 3 : “Mengidentifikasi Segala Kemudahan dan Hambatan”
Segala kekuatan dankelemahan serta kemudahan dan hambatan perlu diidentifikasikan untuk mengukurkemampuan organisasi dalam mencapai tujuan. Oleh karena itu perlu diketahui faktor-faktor lingkungan intren dan ekstern yang dapat membantu organisasi mencapai tujuannya,atau yang mungkin menimbulkan masalah. Walau pun sulit dilakukan, antisipasi keadaan,masalah, dan kesempatan serta ancaman yang mungkin terjadi di waktu mendatang adalahbagian esensi dari proses perencanaan.

Tahap 4 : “Mengembangkan Rencana atau Serangkaian Kegiatan untuk Pencapaian Tujuan”
Tahap terakhir dalam proses perncanaan meliputi pengembangaan berbagai alternatif kegiatan untuk pencapaian tujuan, penilaian alternatif-alternatif tersebut danpemilihan alternatif terbaik (paling memuaskan) diantara berbagai alternatif yang ada.

4.      Implikasi manajerial.

Pada bagian ini peneliti menyajikan berbagai implikasi kebijakan yang dapat dihubungkan dengan temuan-temuan yang dihasilkan dalam penelitian ini. Implikasi manajerial memberikan kontribusi praksis bagi manajemen.


DAFTAR PUSTAKA

HERU PURNOMO., SE., MM , DIKTAT KULIAH Teori Organisasi Umum 2



No comments:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname