KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan
kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, hidayah serta karunia-Nya
kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Kerjasama Kelompok”. Tidak lupa kami juga mengucapkan
banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dalam
penyusunan makalah ini dari awal hingga akhir.
Makalah ini berisikan uraian
tentang kerjasama kelompok, khususnya tentang
pengertian team work itu sendiri.
Kami menyadari sepenuhnya
bahwa makalah ini masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun
tata bahasanya. Oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat
membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, kami berharap
semoga makalah “Kerjasama Kelompok” ini dapat memberikan manfaat maupun
inspirasi terhadap pembaca.
Depok, Oktober 2016
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 LATAR
BELAKANG 3
2.2 BATASAN
MASALAH 3
2.3 TUJUAN 3
BAB II PEMBAHASAN
2.1 PENGERTIAN
DAN KARAKTERISTIK KELOMPOK 4
2.2 TAHAPAN
PEMBENTUKAN KELOMPOK 4
2.3 KEKUATAN
TEAM WORK 5
2.4 IMPLIKASI
MANAJERIAL 6
BAB
III PENUTUP
3.1
KESIMPULAN 7
DAFTAR
PUSTAKA v
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Kehidupan
manusia di dunia tidak dapat dilepaskan dari aktivitas bekerja sama Karena pada
dasarnya manusia saling membutuhkan satu sama lain. Kerjasama kelompok merupakan
bagian integral dari sistem dan tatanan kehidupan sosial manusia dan masyarakat.
Aktivitas ini dapat dilihat pada setiap aspek kehidupan sehari-hari manusia.
Bisa dipastikan sebagian besar dari kegiatan kehidupan kita membutuhkan
kerjasama. Namun, apa yang dimaksud dengan kerjasama kelompok itu sendiri ?
1.2 BATASAN
MASALAH
Karena cakupan team work sangat luas, maka kami
membataskan tentang pengertian, karakteristik kelompok, kekuatan team work, dan
implikasi manajerial.
1.3 TUJUAN
Berdasarkan
latar belakang seperti diatas maka akan timbul beberapa
tujuan penelitian
sebagai berikut :
1. Memberi
pengetahuan seputar team work.
2. Mengetahui
defenisi dari kerja kelompok.
3. Mengetahui
kekuatan team work.
4. Mengetahui
tentang implikasi manajerial.
BAB 2
PEMBAHASAN
2.1
Karakteristik Kelompok/Team.
Pengertian kerja kelompok
adalah suatu kelompok yang berinteraksi untuk membagi infprmasi dan mengambil
keputusan untuk membantu tiap anggota dalam mengambil keputusan untuk membantu
tiap anggota dalam bidang tanggung jawabnya.
Penyelenggaraan teamwork
dilakukan karena pada saat ini tekanan persaingan
semakin meningkat, para
ahli menyatakan bahwa keberhasilan organisasi akan
semakin bergantung pada
teamwork daripada bergantung pada individu-individu yang menonjol. Konsep tim
maknanya terletak pada ekspresi yang menggambarkan munculnya sinergi pada
orang-orang yang mengikatkan diri dalam kelompok yang disebut dengan tim.
Dikatakan menjadi sebuah
kelompok atau team memiliki karakteristik atau ciri-ciri berikut ini :
1. Terdiri
dari dua orang atau lebih dalam interaksi sosial baik secara verbal
maupun non verbal.
2. Anggota
kelompok harus mempunyai pengaruh satu sama lain supaya dapat diakui menjadi
anggota suatu kelompok
3. Mempunyai
struktur hubungan yang stabil sehingga dapat menjaga anggota kelompok secara
bersama dan berfungsi sebagai suatu unit.
4. Anggota
kelompok adalah orang yang mempunyai tujuan atau minat yang sama.
5. Individu
yang tergabung dalam kelompok, saling mengenal satu sama
lain serta dapat membedakan orang-orang yang bukan anggota kelompoknya.
2.2
Tahapan Pembentukan Kelompok/Team.
Model pembentukan suatu
kelompok pertama kali diajukan oleh Bruce Tackman (1965). Teori ini dikenal
sebagai salah satu teori pembentukan kelompok yang terbaik dan menghasilkan
banyak ide-ide lain setelah kosep ini dicetuskan.
Tahap
ke-1 ( Forming )
Pada tahap ini kelompok
baru saja dibentuk dan diberikan tugas. Anggota kelompok cenderung untuk
bekerja sendiri dan walaupun memiliki itikad baik namun mereka belum saling
mengenal dan belum saling percaya.
Tahap
ke-2 ( Storming )
Kelompok mulai
mengembangkan ide-ide berhubungan dengan tugas-tugas yang mereka hadapi. Mereka
membahas isu-isu semacam masalah yang harus mereka selesaikan. Anggota kelompok
saling terbuka dan mengkonfrontasi ide-ide dan perspektif mereka masing-masing.
Pada beberapa kasus, tahap storming cepat selesai. Namun ada pula yang mandenk pada
tahap ini.
Tahap
ke-3 ( Norming )
Terdapat kesepakatan dan
konsensus antara anggota kelompok. Peranan dan tanggung jawab telah jelas.
Anggota kelompok mulai dapat mempercayai satu sama lain seiring dengan mereka
melihat kontribusi masing-masing anggota untuk kelompok.
Tahap
ke-4 ( Performing )
Kelompok dalam tahap ini
dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lancar dan efektif tanpa ada konflik yang
tidak perlu dan supervisi eksternal. Anggota kelompok saling bergantung satu
sama lainnya dan mereka saling respect dalam berkomunikasi.
Tahap
ke-5 ( Adjourning dan Transforming )
Tahap dimana proyek
berakhir dan kelompok membubarkan diri. Kelompok bisa saja kembali pada tahap
mana pun ketika mereka mengalami perubahan.
2.3
Kekuatan Team Work
Team work atau kerjasama
tim merupakan bentuk kerja kelompok yang bertujuan untuk mencapai target yang
sudah disepakati sebelumnya. Harus disadari bahwa teamwork merupakan peleburan
berbagai pribadi yang menjadi satu pribadi untuk mencapai tujuan bersama. Tujuan
tersebut bukanlah tujuan pribadi, bukan tujuan ketua tim, bukan pula tujuan
dari pribadi paling populer di tim.
2.4
Implikasi Manajerial
Dalam sebuah tim yang
dibutuhkan adalah kemauan untuk saling bergandengan tangan menyelesaikan
pekerjaan. Bisa jadi satu orang tidak menyelesaikan pekerjaan atau tidak ahli
dalam pekerjaan A, namun dapat dikerjakan oleh anggota tim lainnya. Inilah yang
dimaksudkan dengan kerja tim, beban dibagi untuk satu tujuan bersama.
Saling mengerti dan mendukung satu sama lain merupakan kunci kesuksesan dari teamwork. Jangan pernah mengabaikan pengertian dan dukungan ini. Meskipun terjadi perselisihan antar pribadi, namun dalam tim harus segera menyingkirkannya terlebih dahulu. Bila tidak kehidupan dalam tim jelas akan terganggu. Bahkan dalam satu tim bisa jadi berasal dari latar belakang divisi yang berbeda yang terkadang menyimpan pula perselisihan. Makanya sangat penting untuk menyadari bahwa kebersamaan sebagai anggota tim di atas segalanya.
Saling mengerti dan mendukung satu sama lain merupakan kunci kesuksesan dari teamwork. Jangan pernah mengabaikan pengertian dan dukungan ini. Meskipun terjadi perselisihan antar pribadi, namun dalam tim harus segera menyingkirkannya terlebih dahulu. Bila tidak kehidupan dalam tim jelas akan terganggu. Bahkan dalam satu tim bisa jadi berasal dari latar belakang divisi yang berbeda yang terkadang menyimpan pula perselisihan. Makanya sangat penting untuk menyadari bahwa kebersamaan sebagai anggota tim di atas segalanya.
BAB 3
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Kerjasama
kelompok terlihat sebagai kata yang abstrak sehingga memiliki banyak arti.
Kenyataannya untuk menetapkan satu definisi tunggal terbukti sulit dan tidak
mungkin terutama jika melihat pada berbagai ide yang dibawa dalam istilah itu. Dapat disimpulkan bahwa:
·
Teamwork adalah kerjasama dlm tim yang
biasanya dibentuk dari beragam divisi dan kepentingan.
·
Sama-sama bekerja bukanlah teamwork, itu
adalah kerja individual.
·
Filosofi teamwork: ‘saya mengerjakan apa
yang Anda tidak bisa dan Anda mengerjakan apa yang saya tidak bisa.
·
Ketika berada dalam teamwork, segala ego
pribadi, sektoral, deparmen harus disingkirkan.
·
Dalam teamwork yang dikejar untuk dicapai
adalah target bersama, bukan individual.
DAFTAR
PUSTAKA
HERU PURNOMO., SE., MM , DIKTAT KULIAH Teori Organisasi Umum 2
S. Ramadanty, staff.uny.ac.id/TEAM%20WORK%20(KERJA%20TIM).pdf
B Octarina, repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/.../4/Chapter%20II.pdf

No comments:
Post a Comment