October 16, 2016

MAKALAH KERJASAMA KELOMPOK


MAKALAH
KERJASAMA KELOMPOK





Hani Khairunnisa Syabani
13115021
2KA01






UNIVERSITAS GUNADARMA

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, hidayah serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Kerjasama Kelompok”. Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan makalah ini dari awal hingga akhir.
Makalah ini berisikan uraian tentang kerjasama kelompok, khususnya tentang pengertian team work itu sendiri.
Kami menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, kami berharap semoga makalah “Kerjasama Kelompok” ini dapat memberikan manfaat maupun inspirasi terhadap pembaca.



Depok, Oktober 2016




Penyusun

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1       LATAR BELAKANG 3
2.2       BATASAN MASALAH 3
2.3       TUJUAN 3
BAB II PEMBAHASAN
2.1       PENGERTIAN DAN KARAKTERISTIK KELOMPOK 4
2.2       TAHAPAN PEMBENTUKAN KELOMPOK 4
2.3       KEKUATAN TEAM WORK 5
2.4       IMPLIKASI MANAJERIAL 6
BAB III PENUTUP
3.1       KESIMPULAN 7
DAFTAR PUSTAKA v





















BAB 1

PENDAHULUAN


1.1   LATAR BELAKANG
Kehidupan manusia di dunia tidak dapat dilepaskan dari aktivitas bekerja sama Karena pada dasarnya manusia saling membutuhkan satu sama lain. Kerjasama kelompok merupakan bagian integral dari sistem dan tatanan kehidupan sosial manusia dan masyarakat. Aktivitas ini dapat dilihat pada setiap aspek kehidupan sehari-hari manusia. Bisa dipastikan sebagian besar dari kegiatan kehidupan kita membutuhkan kerjasama. Namun, apa yang dimaksud dengan kerjasama kelompok itu sendiri ?

1.2  BATASAN MASALAH
Karena cakupan team work sangat luas, maka kami membataskan tentang pengertian, karakteristik kelompok, kekuatan team work, dan implikasi manajerial.

1.3   TUJUAN
Berdasarkan latar belakang seperti diatas maka akan timbul beberapa
tujuan penelitian sebagai berikut :
1.    Memberi pengetahuan seputar team work.
2.    Mengetahui defenisi dari kerja kelompok.
3.    Mengetahui kekuatan team work.
4.    Mengetahui tentang implikasi manajerial.








BAB 2
PEMBAHASAN

2.1             Karakteristik Kelompok/Team.
Pengertian kerja kelompok adalah suatu kelompok yang berinteraksi untuk membagi infprmasi dan mengambil keputusan untuk membantu tiap anggota dalam mengambil keputusan untuk membantu tiap anggota dalam bidang tanggung jawabnya.
Penyelenggaraan teamwork dilakukan karena pada saat ini tekanan persaingan
semakin meningkat, para ahli menyatakan bahwa keberhasilan organisasi akan
semakin bergantung pada teamwork daripada bergantung pada individu-individu yang menonjol. Konsep tim maknanya terletak pada ekspresi yang menggambarkan munculnya sinergi pada orang-orang yang mengikatkan diri dalam kelompok yang disebut dengan tim.
Dikatakan menjadi sebuah kelompok atau team memiliki karakteristik atau ciri-ciri berikut ini :
1.      Terdiri dari dua orang atau lebih dalam interaksi sosial baik  secara verbal maupun non verbal.
2.      Anggota kelompok harus mempunyai pengaruh satu sama lain supaya dapat diakui menjadi anggota suatu kelompok
3.      Mempunyai struktur hubungan yang stabil sehingga dapat menjaga anggota kelompok secara bersama dan berfungsi sebagai suatu unit.
4.      Anggota kelompok adalah orang yang mempunyai tujuan atau minat yang sama.
5.      Individu yang tergabung dalam kelompok, saling mengenal satu    sama lain serta dapat membedakan orang-orang yang bukan anggota kelompoknya.

2.2             Tahapan Pembentukan Kelompok/Team.
Model pembentukan suatu kelompok pertama kali diajukan oleh Bruce Tackman (1965). Teori ini dikenal sebagai salah satu teori pembentukan kelompok yang terbaik dan menghasilkan banyak ide-ide lain setelah kosep ini dicetuskan.
Tahap ke-1 ( Forming )
Pada tahap ini kelompok baru saja dibentuk dan diberikan tugas. Anggota kelompok cenderung untuk bekerja sendiri dan walaupun memiliki itikad baik namun mereka belum saling mengenal dan belum saling percaya.

Tahap ke-2 ( Storming )
Kelompok mulai mengembangkan ide-ide berhubungan dengan tugas-tugas yang mereka hadapi. Mereka membahas isu-isu semacam masalah yang harus mereka selesaikan. Anggota kelompok saling terbuka dan mengkonfrontasi ide-ide dan perspektif mereka masing-masing. Pada beberapa kasus, tahap storming cepat selesai. Namun ada pula yang mandenk pada tahap ini.

Tahap ke-3 ( Norming )
Terdapat kesepakatan dan konsensus antara anggota kelompok. Peranan dan tanggung jawab telah jelas. Anggota kelompok mulai dapat mempercayai satu sama lain seiring dengan mereka melihat kontribusi masing-masing anggota untuk kelompok.

Tahap ke-4 ( Performing )
Kelompok dalam tahap ini dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lancar dan efektif tanpa ada konflik yang tidak perlu dan supervisi eksternal. Anggota kelompok saling bergantung satu sama lainnya dan mereka saling respect dalam berkomunikasi.

Tahap ke-5 ( Adjourning dan Transforming )
Tahap dimana proyek berakhir dan kelompok membubarkan diri. Kelompok bisa saja kembali pada tahap mana pun ketika mereka mengalami perubahan.

2.3             Kekuatan Team Work
Team work atau kerjasama tim merupakan bentuk kerja kelompok yang bertujuan untuk mencapai target yang sudah disepakati sebelumnya. Harus disadari bahwa teamwork merupakan peleburan berbagai pribadi yang menjadi satu pribadi untuk mencapai tujuan bersama. Tujuan tersebut bukanlah tujuan pribadi, bukan tujuan ketua tim, bukan pula tujuan dari pribadi paling populer di tim.

2.4 Implikasi Manajerial
Dalam sebuah tim yang dibutuhkan adalah kemauan untuk saling bergandengan tangan menyelesaikan pekerjaan. Bisa jadi satu orang tidak menyelesaikan pekerjaan atau tidak ahli dalam pekerjaan A, namun dapat dikerjakan oleh anggota tim lainnya. Inilah yang dimaksudkan dengan kerja tim, beban dibagi untuk satu tujuan bersama.
Saling mengerti dan mendukung satu sama lain merupakan kunci kesuksesan dari teamwork. Jangan pernah mengabaikan pengertian dan dukungan ini. Meskipun terjadi perselisihan antar pribadi, namun dalam tim harus segera menyingkirkannya terlebih dahulu. Bila tidak kehidupan dalam tim jelas akan terganggu. Bahkan dalam satu tim bisa jadi berasal dari latar belakang divisi yang berbeda yang terkadang menyimpan pula perselisihan. Makanya sangat penting untuk menyadari bahwa kebersamaan sebagai anggota tim di atas segalanya.
















BAB 3
PENUTUP

3.1   Kesimpulan

Kerjasama kelompok terlihat sebagai kata yang abstrak sehingga memiliki banyak arti. Kenyataannya untuk menetapkan satu definisi tunggal terbukti sulit dan tidak mungkin terutama jika melihat pada berbagai ide yang dibawa dalam istilah itu.  Dapat disimpulkan bahwa:
·         Teamwork adalah kerjasama dlm tim yang biasanya dibentuk dari beragam divisi dan kepentingan.
·         Sama-sama bekerja bukanlah teamwork, itu adalah kerja individual.
·         Filosofi teamwork: ‘saya mengerjakan apa yang Anda tidak bisa dan Anda mengerjakan apa yang saya tidak bisa.
·         Ketika berada dalam teamwork, segala ego pribadi, sektoral, deparmen harus disingkirkan.
·         Dalam teamwork yang dikejar untuk dicapai adalah target bersama, bukan individual.



DAFTAR PUSTAKA

HERU PURNOMO., SE., MM , DIKTAT KULIAH Teori Organisasi Umum 2
S. Ramadanty, staff.uny.ac.id/TEAM%20WORK%20(KERJA%20TIM).pdf
B Octarina, repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/.../4/Chapter%20II.pdf





No comments:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname